TEKNOLOGI PANGAN DAN GIZI
Nama : Kharisma Salsa
Teknologi pangan, terutama yang diawetkan akan menghasilkan bahan pangan yang tahan lama, cocok untuk transportasi dan penyimpanan sampai panen yang akan datang, sehingga bahan pangan akan selalu tersedia. Dengan demikian teknologi pangan akan mendukung ketahanan pangan.
NIM : 1022201013
Prodi S1 Gizi Fakultas Kesehatan Universitas M.H. Thamrin
Tugas Mata Kuliah Komputer Dasar
Dosen : Irwan Abdullah, S.Kom., MM
![]() |
TEKNOLOGI PANGAN DAN GIZI |
Sebagai individu atau anggota masyarakat akan selalu menginginkan perubahan kearah yang lebih baik, terutama kehidupan sehari-harinya. Agar keinginan tersebut dapat dicapai berbagai langkah perlu dibenarkan. Salah satu cara kearah hidup manusia yang lebih baik ialah penggunaan teknologi pada hampir semua cara hidupnya. Teknologi merupakan penggunaan ilmu pada cara-cara berproduksi, baik jasa maupun barang. Salah satu tempat penggunaan teknologi ialah pada cara berproduksi dan pengolahan bahan pangan. Teknologi yang bermanfaat harus dapat diaplikasikan, terutama pada masyarakat pedesaan.
Hubungan teknologi pangan dengan gizi sangat erat berkaitan dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi yang berkembang dimasa sekarang dapat membantu dalam mengatasi gizi masyarakat. Contohnya: Pada saat hasil panen padi diolah sebagai beras itukan ada penggunaan teknologi pangan untuk mengubah pagi menjadi beras sehingga dapat memenuhi gizi masyarakat. Dengan adanya teknologi pangan tersebut lah membantu kita dalam menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Pengolahan bahan pangan dilaksanakan karena tiga hal, yaitu (i). Menyiapkan makanan untuk dihidangkan, (ii). Membuat hasil baru yang dikehendaki, baik dilihat dari segi fisik maupun kandungan kimianya, termasuk pengayaaan akan zat gizi, dan (iii). Mengawetkan, mengemas dan menyimpan. Dari ketiga hal tersebut yang erat hubungannya dengan ketahanan pangan adalah yang ketiga. Pengawetan yang diikuti dengan pengemasan yang memadai akan menyebabkan bahan tidak cepat rusak.
Teknologi pangan, terutama yang diawetkan akan menghasilkan bahan pangan yang tahan lama, cocok untuk transportasi dan penyimpanan sampai panen yang akan datang, sehingga bahan pangan akan selalu tersedia. Dengan demikian teknologi pangan akan mendukung ketahanan pangan.
Manfaat teknologi pangan
Adanya teknologi pangan sangat mempengaruhi ketersediaan pangan. Alam menghasilkan bahan pangan secara berkala, sementara kebutuhan manusia akan pangan adalah rutin. Kita tidak mungkin menunda kebutuhan jasmani hingga masa panen tiba. Oleh karena itu, terciptalah teknologi pengawetan sehingga makanan dapat disimpan untuk jangka waktu yang cukup lama. Teknik pengawetan juga memungkinkan untuk mendistribusikan bahan pangan secara merata ke seluruh penjuru dunia.
Kesimpulan
Dari penjelasan yang tertera di atas bahwa teknologi pangan sangat berperan penting dalam suatu proses pengolahan makanan.


Komentar
Posting Komentar